Jumat, 21 Juni 2013

PATUNG LUCU


Patung menggambarkan seorang anak dengan riang gembira  memanggul koin dan buah thao


Buah Thao dalam masyarakat Cina dipercaya sebagai buah keabadian, yang merupakan lambang dari panjang usia


sedangkan warna emas dan bunga bunga pada baju yang dikenakan anak ini melambangkan kejayaan


koin melambangkan keberuntungan atau kemakmuran


dalam kondisi utuh


patung ini merupakan simbolisasi dari 3 keutamaan hidup yaitu "Fu Lu Shou"
"Keberuntungan , Kejayaan dan Panjang usia"
apabila dalam kehidupan ini kita memiliki ketiganya, maka akan mencapai kebahagiaan

unik dan bermakna untuk dijadikan penunjang interior 

SOLD

Selasa, 11 Juni 2013

SUN GO KONG 孫悟空


Sun Go Kong 孫悟空, adalah tokoh utama dalam novel Perjalanan ke Barat. Dalam novel ini, ia menemani pendeta Tong dalam perjalanannya. Sun Go Kong dalam bahasa Vietnam adalah Ton Ngo Khong, dalam bahasa Jepang adalah Son Gokū, dan dalam bahasa Thai adalah Sun Ngokong.


Sun Wukong lahir di Huāguǒ-shān  花果 (Gunung Bunga-bunga dan Buah-buahan) dari sebuah batu mitos yang menerima saripati (qi) matahari dan bulan selama ribuan tahun. Ia tinggal bersama kawanan monyet kemudian dihormati setelah menemukan Shuǐlián-dòng (水帘洞, Gua Tabir Air) di belakang sebuah air terjun raksasa. Monyet-monyet mengangkatnya sebagai raja mereka kemudian Sun Wukong menggelari dirinya sendiri sebagai Měi Hóuwáng (美猴王,Raja Monyet Gagah). Ia menyadari bahwa dirinya masih akan mengalami kematian meskipun ia berkuasa atas monyet-monyet yang lain, maka Wukong berniat untuk mencapai keabadian. Ia berkelana dengan rakit ke wilayah-wilayah beradab lalu menemui dan menjadi pengikut Bodhi, salah satu guru Buddhisme/Taoisme. Oleh karena itu, Wukong mempelajari seni bertutur-kata dan budi pekerti manusia.


Pada mulanya, Bodhi enggan menerima Wukong sebagai pengikutnya karena Wukong bukanlah manusia. Namun, karena kegigihan dan ketabahan Wukong, Bodhi menjadi tertarik kepada monyet itu dan memberinya nama resmi Sun Wukong ("Sun" menunjukkan asal-usulnya sebagai monyet dan "Wukong" membawa pengertian sadar akan kekosongan). Tidak lama kemudian, minat dan kecerdasan Wukong menjadikannya salah satu pengikut kesayangan Bodhi. Bodhi membimbing dan melatihnya berbagai ilmu sakti dan Wukong menguasai ilmu perubahan bentuk yang dikenal sebagai "72 perubahan". Ilmu itu membuat yang menguasainya dapat berubah wujud dalam berbagai bentuk yang memungkinkan, termasuk manusia dan barang. Wukong juga belajar perjalanan awan, termasuk teknik Jīndǒuyún (bersalto di atas awan) yang dapat mencapai 108,000 li (54,000 km). Ia juga dapat mengubah setiap bulunya yang berjumlah 84000 menjadi barang dan makhluk, atau mengklonkan dirinya. Wukong menjadi terlalu angkuh karena kemampuannya dan mulai berbicara angkuh dengan murid-muridnya yang lain. Hal itu membuat Bodhi tidak senang kemudian mengusirnya dari kuil. Sebelum mereka berpisah, Bodhi mengarahkan Wukong supaya berjanji tidak akan memberitahu siapapun tentang bagaimana dia mendapatkan ilmu tersebut


Di Huāguǒ-shān, Wukong memantapkan kedudukannya sebagai salah satu siluman yang paling berkuasa dan berpengaruh di dunia. Untuk mencari senjata yang sesuai, ia menjelajah lautan dan memperoleh tongkat Ruyi Jingu Bang. Tongkat itu dapat berubah ukuran dan menduplikasikan diri, juga bergerak sesuai kehendak hati pemiliknya. Mulanya tongkat itu digunakan oleh Yu Agung untuk mengukur kedalaman lautan, kemudian menjadi "Tiang yang Menenangkan Lautan" serta harta karun Ao Guang, "Raja Naga Laut Timur". Berat tongkat itu adalah 13,500 kati (8.1 tan). Saat Wukong mendekatinya, tiang itu bersinar, menandakan bahwa ia telah menjumpai pemiliknya yang benar. Tongkat itu membolehkan Wukong menggunakannya sebagai senjata serta menyimpannya di dalam telinga sebagai jarum jahit. Hal tersebut menyebabkan para makhluk sakti laut ketakutan serta mengakibatkan huru-hara di laut karena tidak benda lain yang mengawal pasang surut lautan. Selain merampas tongkat sakti itu, Wukong juga menewaskan naga-naga empat laut dalam pertempuran dan memaksa mereka memberikannya baju zirah (鎖子黃金甲), topi berbulu Fenghuang (鳳翅紫金冠 Fèngchìzǐjinguān), serta sepatu bot yang membuatnya dapat berjalan di atas awan (藕絲步雲履 Ǒusībùyúnlǚ). Saat petugas Neraka datang untuk mencabut nyawanya yang sudah habis, ia berubah wujud menjadi makhluk lain sehingga mereka terkecoh. Ia akhirnya turun ke dunia akhirat kemudian menghapuskan namanya bersama-sama nama semua monyet yang dikenalinya dari "Buku Hidup dan Mati". Raja-raja Naga dan Akhirat memutuskan untuk mengadukannya kepada Kaisar Giok di Surga.t


 Kaisar Giok berharap dengan memberikan Wukong jabatan di kalangan dewa akan membuatnya lebih mudah diawasi. Wukong mengira ia akan diangkat sebagai salah satu dewa, tetapi ia hanya dijadikan pengurus kandang kuda surga untuk menjaga kuda. Setelah mengetahui hal itu, ia memberontak dan mengangkat dirinya sebagai "Bikkhu Agung, Berpangkat Setara dengan Surga" dan bersekutu dengan para siluman yang paling berkuasa di dunia. Percobaan awal Surga untuk menguasai Raja Monyet tidak berhasil. Selanjutnya, para dewa terpaksa mengakui gelar Wukong tersebut serta mencoba menawarinya kedudukan sebagai "Pelindung Taman Surga". Saat Wukong mendapati dirinya tidak diundang untuk menghadiri sebuah jamuan kerajaan oleh Xi Wangmu, sementara dewa dan dewi lain dijemput, ia menjadi marah. Setelah mencuri "persik keabadian" Xi Wangmu, pil lanjut usia Lao Tzu, serta minuman anggur Kaisar Giok, Wukong melarikan diri kembali ke kerajaannya untuk menyusun pemberontakan.


Wukong kemudian menewaskan Tentara Surga yang terdiri atas 100,000 pahlawan samawi dan membuktikan dirinya menjadi lawan tanding Er Lang Shen, jenderal Surga yang terunggul. Namun, ia akhirnya berhasil ditangkap atas kuasa Taoisme dan Buddhisme, serta usaha para setengah dewa. Beberapa percobaan hukuman mati untuknya gagal, sehingga Wukong akhirnya dikurung dalam sebuah tungku bagua Lao Tzu untuk disuling menjadi pil obat dengan cara dibakar menggunakan api meditasi yang paling panas. Namun, tungku tersebut meledak setelah 49 hari dan Wukong melompat ke luar, bahkan menjadi lebih kuat daripada yang dahulu. Wukong kemudian berbuat berbagai kejahatan melalui huǒyǎn-jīnjīng (火眼金睛) ("renungan keemasan mata bernyala-nyala"), suatu keadaan dimana mata tahan terhadap asap.


Setelah semua cara gagal dilakukan, Kaisar Giok memohon Buddha yang tinggal di kuilnya di Barat. Buddha bertaruh dengan Wukong bahwa Wukong tidak akan dapat melarikan diri daripada tapak tangannya. Wukong yang dapat menempuh 108,000 li dalam satu kali lompatan, dengan angkuhnya, setuju dengan taruhan tersebut. Ia kemudian melompat bahkan dengan berkali-kali salto dan mendarat pada suatu tempat yang hanya terdapat lima batang tiang. Ia mengira telah mencapai ujung dunia. Sebagai penanda bahwa dirinya telah sampai di tempat itu, ia menulis pada tiang-tiang itu kalimat "Bikkhu Agung yang Sama Kedudukannya dengan Syurga", kemudian mengencinginya. Ia kemudian melompat kembali ke telapak tangan Buddha, dimana ia ditunjukkan bahwa kelima tiang tersebut adalah kelima jari tangan Buddha. Wukong segera berusaha melarikan diri, tetapi Buddha menindihnya dengan telapak tangan yang berubah menjadi gunung. Gunung tersebut disegel dengan mantra Om Mani Padme Hum dalam huruf emas. Wukong terkurung di sana selama lima abad.


Lima abad kemudian, Bodhisatva Guanyin sedang mencari-cari pengikut untuk melindungi Xuanzang, seorang penziarah Dinasti Tang, yang ingin membuat perjalanan ke India untuk memperoleh sutra agama Buddha. Apabila Wukong terdengar hal itu, dia menawarkan diri sebagai pertukaran untuk kebebasannya. Guanyin memahami bahawa monyet itu bukan senang untuk mengawal dan oleh itu, memberi Xuanzang sebuah cekak rambut ajaib, hadiah daripada Buddha. Sebaik sahaja Wukong ditipu memakainya, cekak itu tidak dapat dikeluarkan semula. Dengan dikir yang khusus, cekak itu dapat diketatkan dan mengakibatkan kesakitan yang tidak tertahan pada kepala Wukong. Atas keadilan, Guanyin juga memberi Wukong tiga bulu yang istimewa yang boleh digunakan dalam kecemasan yang teruk. Di bawah penyeliaan Xuanzang, Wukong dibenarkan membuat perjalanan ke Barat.
Pada sepanjang epik Perjalanan ke Barat, Wukong membantu Xuanzang dengan setia dalam perjalanannya ke India. Mereka disertai oleh "Pigsy" (猪八戒 Zhu Bajie) dan "Sandy" (沙悟浄 Sha Wujing) yang menawarkan diri untuk menemani sami itu bagi menebus dosa mereka. Kuda sami sebenarnya ialah putera naga. Keselamatan Xuanzang sentiasa terjejas oleh syaitan-syaitan serta makhluk-makhluk ghaib yang lain yang mempercayai bahawa daging Xuanzang, apabila dimakan, dapat melanjutkan usia. Wukong sentiasa bertindak sebagai pengawal peribadi Xuanzang dan dikurniai kuasa Syurga untuk memerangi ancaman-ancaman tersebut. Pada keseluruhannya, kumpulan itu menghadapi 81 kesengsaraan sebelum mencapai misi mereka dan kembali ke China. Wukong kemudian dikurniai dengan Kebuddhaan atas perkhidmatan dan kekuatannya


Patung kera terbuat dari soft stone berdimensi panjang 16 cm tinggi 11 cm dan tebal 8 cm
dengan pengerjaan yang halus, dapat digunakan untuk meletakan ATK
terdapat cacat lihat gambar 5 tapi tidak terlalu terlihat.
cantik dan unik menghiasi meja kerja anda

SOLD

Minggu, 03 Maret 2013

LAMPU KAMPOENG 5


lampu minyak tanah tempo doeloe, masih dapat digunakan dengan baik
kehadirannya mampu membangkitkan nostalgia masa lalu di rumah anda
lampu kampoen 4,5 dan 6 tampil dengan model yang sama

Keterangan: Harga Rp 200.000,- tambah ongkos kirim
                              Rp 500.000,- tambah ongkos kirim, untuk ke 3 nya

LAMPU KAMPOENG 4


lampu minyak tanah tempo doeloe, masih dapat digunakan dengan baik
kehadirannya mampu membangkitkan nostalgia masa lalu di rumah anda
lampu kampoen 4,5 dan 6 tampil dengan model yang sama

Keterangan: Harga Rp 200.000,- tambah ongkos kirim
                              Rp 500.000,- tambah ongkos kirim, untuk ke 3 nya

LAMPU KAMPOENG 3


Lampu minyak tempo doeloe dalam kondisi utuh dan masih berfungsi dengan baik
rangka dan gembreng original sudah dicat ulang

Keterangan: SOLD

Kamis, 28 Februari 2013

TEKO TEMBIKAR 4


satu set perlengkapan minum teh terbuat dari tembikar yixing yang terkenal,


gagang bebentuk gelembung sehingga tidak panas kerika menuangkan tehnya,


poci teh dengan bentuk yang unik seperti poci perebus obat cina tapi hanya sebesar kepalan tangan,


dengan kondisi mulus tanpa retak atau cuil


terdapat marking pada dasar pocinya


lengkap dengan 8 buah cangkir tembikar original bawaannya 


picher penuang teh dengan bentuk yang senada dengan pocinya


dalam tradisi minum teh cina, teh diseduh dalam poci selama 2 - 3 menit kemudian dituangkan ke picher ini untuk selanjutnya dihidangkan dalam cangkir, sehingga teh dapat diseduh berulang kali.


juga dalam kondisi mulus tanpa cacat


terdapat marking pada dasar picher ini


pada bagian dasar dari ke 8 cangkir ini terdapat marking yang sama dengan poci dan pichernya


seluruh cangkir dalam kondisi NOS belum pernah digunakan


Tea set tembikar yixing yang unik siap menemani saat minum teh atau menjadi koleksi anda

Keterangan: SOLD

Senin, 28 Januari 2013

TEMPAT DUPA PERUNGGU





tempat dupa (hiolo)  
dengan ukuran diameter mulut 8,5 cm dan tinggi 11 cm
terbuat dari perunggu, tanpa marking apapun tapi merupakan barang tua
dalam kondisi utuh

sekilas mengenai perunggu
Perunggu adalah campuran tembaga dengan unsur kimia lain, biasanya dengan timah, walaupun bisa juga dengan unsur-unsur lain seperti fosfor, mangan, alumunium, atau silikon. Perunggu bersifat keras dan digunakan secara luas dalam industri. Perunggu sangat penting pada masa lampau, bahkan pernah suatu masa disebut sebagai Zaman Perunggu.

Keterangan: SOLD/TERJUAL
(kaki kayu hanya merupakan sarana display)

Minggu, 06 Januari 2013

LAMPU KAMPOENG 2




lampu minyak tempo doeloe dengan kondisi warna aslinya
kenir kuningan merk asahi dan masih berfungsi dengan baik.
kehadirannya akan memunculkan nuansa vintage di rumah anda

Keterangan: Sold/Terjual

LAMPU KAMPOENG 1




sebuah lampu kampung tempo doeloe dengan bentuk yang cukup unik seperti lampu cipiran
kondisi utuh dan sudah disemir. kenir kuningan masih berfungsi dengan baik
kehadirannya mampu menambah nuansa tempo doeloe di ruang anda

keterangan: Sold/Terjual

LAMPU KAMPOENG


dengan kenir kuningan merk "asahi"


kap dari besi dan sudah disemir


terdapat beberapa bagian yang erosi karena termakan usia


Sebuah lampu gantung antik yang biasa ditemukan di pedesaan
keberadaannya yang sudah mulai langka, membuat kehadirannya mampu menghadirkan romantika tempo doeloe di ruang anda

Keterangan:Sold/Terjual

Minggu, 30 Desember 2012


Waktu terus berputar tiada henti,
tak terasa 2012 telah kita lalui
banyak hal telah terjadi selama 365 hari perjalanan sang waktu
mari kita tutup lembaran lama,
kita kubur semua lara
dan kita buka lembaran baru 2013
dengan semangat baru kita melangkah.........
bersama menggapai harapan, angan, asa dan cita

Rabu, 26 Desember 2012

BUKU PANDUAN COLT T 120








sebuah buku panduan pemilik kendaraan COLT T 120
dalam kondisi sangat terawat, berikut 2 buah foto 

sekilas tentang COLT T 120

COLT T 120 adalah mobil pick up buatan Mitsubishi dengan kekuatan yang besar yang amat populer pada kurun waktu 1970 - 1980 an mobil ini amat diminati, sehingga sampai tahun 1980 an tercatat Mitsubishi Indonesia menjual hingga 30.000 unit

COLT T 120 memiliki 2 type yaitu:
 type DELICA yang pertama kali keluar th 1968 dengan mesin 1100 cc dan tenaga maksimal mesin 58 ps, memiliki daya angkut 600 kg dan kecepatan maksimal 115 km/jam

type NEPTUNE dikeluarkan tahun 1975dengan mesin yang lebih besar daripada varian sebelumnya

keterangan TERJUAL / SOLD
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...